Makassar, halalmuisulsel.or.id – Direktur Lembaga Pemeriksa Halal, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPH, LPPOM MUI) Sulawesi Selatan, Sabtu sore melaunching bersama MUI Pasar Halal Murah di masjid Raya Makassar.

Kegiatan ini diikuti sekitar dua puluh pelaku usaha dari berbagai kategori produk yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Pasar Halal Murah (PHM) yang diprakarsai oleh LPPOM MUI Sulsel.

Menurut Direktur LPPOM MUI Raudhatul Jannah Syarief saat memberikan sambutannya bahwa kegiatan ini ia harapkan dapat membantu masyarakat sekitar agar mendapatkan produk-produk yang halal, namun dengan harga yang terjangkau.

“Alhamdulillah sore hari ini dengan suasana yang cukup sederhana, namun tidak mengurangi antusias kita dalam memeriahkan kegiatan, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada seluruh pelaku usaha yang telah berpartisipasi dan mengambil bagian dalam kegiatan Pasar Halal Murah ini,” ungkap ibu Oda sapaan akrab Direktur LPPOM dalam sambutannya pada Jumat sore, 29 Maret 2024.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh hadirin jika sekiranya acara tersebut terdapat banyak kekurangan yang tidak berkenan dalam hati, khususnya para pelaku usaha yang ada dalam kegiatan tersebut.

Sebagai tambahan informasi, kegiatan Pasar Halal Murah ini akan berlangsung selama tiga hari yang dimulai pada hari Jumat tanggal 29 hingga hari Ahad, 31 Maret 2024 pada pukul 13.00 hingga malam hari pukul 22.00.

Ditempat yang sama, pengurus komisi fatwa MUI Sulsel Dr KH Yusri Arsyad, Lc., MA, yang juga berkesempatan membawakan sambutan selaku perwakilan dari MUI mengharapkan agar masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir lagi saat berbelanja di pasar halal murah ini, oleh karena semua sudah bersertifikat halal.

Dirinya memberikan pesan-pesan dalam kesempatan itu agar selaku manusia, kita berhati hati terhadap makanan dan minuman yang belum jelas kehalalannya.

“Allah Swt berfirman dalam Alquran agar kita umat manusia memakan makanan yang baik dan halal. Oleh karena sedikit saja makanan yang haram masuk ke dalam perut kita, maka nerakalah yang paling pantas untuk mencucinya,” ungkap kyai dengan tiga orang putri ini.

Acara ini dihadiri puluhan dari perwakilan pelaku usaha dan juga masyarakat yang turut hadir dalam memeriahkan kegiatan tersebut.

wajibhalaloktober2024

Kontributor: Nur Abdal Patta